5 Mei 2024

Bandar Narkoba di Selat Tanjung Medan Kota Tanjung Balai di Ringkus Team Sat Narkoba

0

Tanjungbalai – SUMUT,  Baraberita.com – Komitmen Polres Tanjungbalai dalam program Desa Bersinar bersih dari Narkoba guna mewujudkan masyarakat terhindar dari bahaya narkoba Khususnya di Kelurahan Selat Tanjung Medan.

Polres Tanjungbalai berhasil menangkap dua orang tersangka bandar narkotika Pada hari Senin 15 April 2024 sekitar pukul 22.10 WIB.

Hal itu dibenarkan Kapolres Tanjungbalai AKBP. Yon Edi Winara, S.H., SIK., M.H melalui Kasat Narkoba AKP. R Silalahi, S.H, “Hampir semua orang telah mengetahui akibat dari bahaya narkoba, namun nyatanya masalah narkoba masih terus meningkat, Maka kami Polres Tanjungbalai terus mengincar para pengedar narkotika.

“Dan berhasil mengamankan dua orang bandar narkotika atas nama FD Alias Paisal, lelaki (29) warga Jl. Asani Sitrus Lingkungan III Kelurahan Semula Jadi Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai dan atas nama PM Alias Poji, lelaki (33) warga Jl. Durian Lingkungan II Kelurahan Tb Kota II Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Lanjut Kasat, “Kronologis kejadian berawal dari informasi dari masyarakat bahwasannya di sebuah gudang sering dijadikan tempat transaksi jual beli Narkotika jenis Sabu.

“Maka kami melakukan penggerebekan di sebuah ruangan yang menempel pada rumah di Jl. Nelayan Lingkungan I Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai dan mengamankan 2 orang laki-laki atas nama FD Alias Paisal dan PM Alias Poji, selanjutnya tim melakukan penggeledahan gudang tersebut dengan didampingi Kepala Lingkungan setempat dan menemukan 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis Sabu dengan berat kotor 8.76 gram, 1 buah kotak plastik transparan merek SELECTION berisi 1 pack plastik klip transparan kosong, 2 batang pipet plastik runcing, 1 unit timbangan elektrik warna silver, 1 unit handphone merek Oppo warna Hitam, 1 unit handphone merek nokia warna Biru yang diakui FD Alias Paisal adalah benar miliknya dan Uang tunai sejumlah Rp. 3.310.000 adalah uang hasil penjualan narkotika jenis sabu milik FD Alias Paisal yang keseluruhannya berada di dalam lemari.

Tambah Kasat, “Kemudian tim menemukan 2 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi diduga narkotika shabu dengan berat kotor 0.45 gram, 1 unit handphone merek Oppo warna Biru PM Alias Poji, Uang tunai sejumlah Rp.407.000 milik PM Alias Poji yang diakuinya adalah uang hasil penjualan narkotika jenis shabu yang keseluruhannya berada di atas kotak kardus.

“Berdasarkan hasil interogasi terhadap FD bahwasannya ia memperoleh narkotika jenis sabu dari seorang laki-laki bernama N (lidik) sebanyak 10 gram dengan harga per gram Rp.340.000 sehingga total yang dibayar menjadi Rp.3.400.000, hingga saat ini masih dlm pengejaran jaringan atasnya.

“hasil interogasi terhadap PM bahwasannya ia memperoleh narkotika jenis shabu dari FD sebanyak 3 gram dengan harga per gram Rp.380.000 sehingga total yang akan di bayar menjadi Rp.1.140.000 dan akan di bayarkan setelah narkotika jenis shabu tersebut laku terjual.

“Terhadap kedua orang tersangka beserta barang bukti yang di amankan di bawa ke kantor Polres Tanjung Balai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Mengingat betapa pentingnya peran keluarga dalam mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba karna keluarga yang menjadi perlindungan pertama bagi semua orang dapat menjadi daya tangkal yang ampuh untuk melindungi orang-orang di sekitarnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Harapan kami Polres Tanjungbalai bersama masyarakat bersama kita mencegah peredaran gelap penyalahgunaan narkoba guna menciptakan kampung Bersinar bersih dari Narkoba. “Pungkas Kasat.

Laporan :  Ilham Nur 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *