30 April 2026

Safari Ramadhan Hari ke-6 Balikpapan Digelar di Masjid Al Jihad, Bantu Perkembangan Sarana Ibadah

0
IMG-20260309-WA0023

Balikpapan – KALTIM – Baraberta.com – Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Balikpapan Tahun 1447 H / 2026 M memasuki hari ke-6, digelar pada Senin malam (09/03/2026) pukul 19.55 Wita di Masjid Al Jihad, Jalan Sepinggan Asri Utara VIII RT. 44 Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Acara yang dihadiri oleh sekitar 400 jamaah ini menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sarana untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Banyak tokoh penting dan pejabat terkait yang menghadiri kegiatan ini. Antara lain Pj. Sekda Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo, S.IP., MT., Kajari Balikpapan Dr. Andri Irawan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Ahmad Fanani, S.H., M.H, dan Kepala Kemenag Balikpapan H. Masrivani, S.Ag., M.H. Juga hadir Kadislog Lanud Dhomber Letkol Kal Wisnu Chandra Wijaya, Danramil 0905-03 Mayor Ctp Ribut Hadi Purnomo, Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit, S.H., M.H., serta Kepala Kementerian Haji dan Umroh Balikpapan Suharto Baijuri, S.Pd.I. Para Asisten dan Staf Ahli Sekdakot, Kepala OPD se-Kota Balikpapan, Camat Balsel beserta para Lurah, penceramah Ustadz H. Muhammadiyah, Ketua DKM Masjid Al Jihad Ngadimun, dan rombongan juga turut menghiasi acara.

Acara diadakan mengikuti susunan yang telah ditetapkan, dimulai dengan sholat Isya berjamaah yang dipimpin oleh petugas masjid. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus masjid, diikuti sesi simbolis penyerahan bantuan dari pemerintah kota kepada masjid. Kemudian disampaikan sambutan yang mewakili Wali Kota Balikpapan, sebelum acara inti berupa ceramah agama dan diakhiri dengan sholat Tarawih dan Witir berjamaah. Kegiatan selesai pada pukul 21.10 Wita dengan situasi yang tetap aman dan tertib.

Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Al Jihad Balikpapan Ngadimun mengucapkan puji syukur karena acara dapat berjalan lancar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekitar Sepinggan Asri. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin melalui acara seperti ini sangat berharga dalam menjaga keharmonisan lingkungan.

Ngadimun juga mengungkapkan sejarah perkembangan Masjid Al Jihad yang mulai dibangun tahun 1997 dan difungsikan tahun berikutnya dengan ukuran awal hanya 6 x 6 meter. Berkat dukungan dan swadaya masyarakat setempat, masjid ini terus berkembang hingga mencapai ukuran saat ini 20 x 20 meter. Ia menambahkan bahwa perkembangan masjid tidak hanya sekadar ukuran fisik, tetapi juga dalam hal program yang ditawarkan kepada masyarakat.

Salah satu program unggulan yang dijalankan oleh pengurus masjid adalah pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, khususnya bagi masyarakat usia 40 tahun ke atas. Program ini menawarkan pelatihan yang dirancang agar peserta dapat membaca Al-Qur’an dalam waktu sekitar tiga bulan. Selain itu, juga tersedia kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak sebagai bekal awal dalam mempelajari kitab suci. Saat ini, pengurus tengah membangun kubah masjid dengan anggaran sekitar Rp160 juta yang akan dilengkapi sistem pencahayaan, serta merencanakan pembangunan lantai dua dengan anggaran sekitar Rp250 juta untuk difungsikan sebagai ruang belajar dan kegiatan keagamaan.

Sambutan yang mewakili Wali Kota Balikpapan dibacakan oleh Pj. Sekda Agus Budi Prasetyo, yang memulai dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan kepada seluruh hadirin. Ia mengajak semua pihak untuk memanjatkan doa bagi saudara-saudara yang sedang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia juga menyampaikan rasa senangnya dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan ini.

Dalam sambutannya, juga disampaikan pesan untuk senantiasa mendoakan kedamaian bagi seluruh umat manusia di belahan dunia lain yang sedang menghadapi berbagai peristiwa. Selain itu, Pj. Sekda juga memberikan himbauan penting kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying baik terhadap BBM maupun bahan pokok kebutuhan sehari-hari. Hal ini karena pihak Pertamina dan Bulog telah menjamin stok barang tersebut dalam kondisi cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Agus Budi Prasetyo menegaskan bahwa pembelian secara berlebihan berpotensi memicu kepanikan dan kenaikan harga di pasaran. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan sebenarnya agar persediaan tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh semua pihak. Ia juga menghimbau agar seluruh warga terus menjaga kerukunan antar masyarakat, menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal, serta bersama-sama mencegah berbagai potensi gangguan ketertiban yang sering muncul menjelang hari raya.

Sebagai penutup sambutan, ia berharap umat Muslim di Kota Balikpapan dapat istiqamah dan fokus dalam mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai amal ibadah, serta terus menempa diri agar menjadi insan yang bertakwa. Semoga langkah bersama dalam mewujudkan Kota Balikpapan sebagai Madinatul Iman dapat mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Muhammadiyah mengambil tema Keutamaan Ramadan dan Cahaya Al-Qur’an dalam Kehidupan Umat Islam. Ia memulai dengan puji syukur atas nikmat kesehatan dan umur panjang yang diberikan kepada seluruh umat. Menurutnya, bulan Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an karena pada bulan ini kitab suci pertama kali diturunkan sebagai pedoman hidup bagi seluruh manusia.

Ustadz H. Muhammadiyah juga mengapresiasi program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang dijalankan oleh Masjid Al Jihad, menyatakan bahwa hal ini merupakan langkah yang sangat baik untuk membantu masyarakat memahami ajaran agama. Ia menyampaikan sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa orang yang dekat dengan Al-Qur’an akan mendapatkan cahaya istimewa yang akan menerangkannya bahkan hingga di alam kubur, sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat mengenai dua cahaya istimewa yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, yaitu cahaya Ramadan dan cahaya Al-Qur’an.

Untuk menjamin kelancaran dan keamanan acara, pihak kepolisian telah menyiapkan personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit, S.H., M.H. Personel yang terlibat antara lain Panit 1 Unit Binmas Ipda Khoirul Umam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepinggan Aiptu Sutantoro, Personel Intelkam Aiptu Ony Bidin S., dan Personel Lantas Bripka Aris Erfandi. Kegiatan dinilai efektif sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus media untuk menyampaikan pesan keagamaan serta menjaga stabilitas sosial. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah kota menyerahkan bantuan berupa dana hibah sebesar Rp34.000.000,- serta ambal sajadah sepanjang 22 meter yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dan menunjang kegiatan keagamaan di masjid.

Laporan : Obid Setiawan 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!