2 Februari 2026

Presiden Prabowo Minta Anak Sekolah Tidak Dipaksa Sambut Kunjungan Presiden, Surat Akan Dikirim ke Seluruh Kepala Daerah

0
image (3)

JAKARTA – Baraberita.com – Presiden Prabowo Subianto berencana melayangkan surat kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, meminta agar anak-anak sekolah tidak dipaksa berdiri di pinggir jalan untuk menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja Presiden. Permintaan ini muncul setelah Presiden Prabowo menyaksikan langsung penyambutan masyarakat dan anak sekolah saat meresmikan Jembatan Kabanaran, jembatan penghubung antara Bantul dengan Kulon Progo.

“Saya terkesan, tapi kasihan juga anak-anak berdiri lama, panas. Saya minta Seskab (Sekretaris Kabinet) nanti tolong buat surat ke semua bupati, walikota, kalau seandainya saya kunjungan kerja mohon anak anak sekolah tidak perlu menyambut saya di pinggir jalan,” ungkap Presiden Prabowo, Rabu (19/11/2025).

Presiden Prabowo menekankan bahwa tempat anak-anak sekolah saat jam belajar adalah di sekolah, bukan di pinggir jalan. Ia menyarankan masyarakat yang ingin menyaksikan kedatangan Presiden bisa melakukannya melalui televisi atau tayangan lain usai jam sekolah. “Biarlah mereka di sekolah masing-masing, kalau mau lihat mungkin bisa dari televisi, kalau mereka minta saya akan masuk dari kelas saja,” tambahnya.

Ia juga memahami jika anak-anak sekolah ingin melihat kedatangan Presiden, namun tidak ingin hal tersebut mengganggu jam belajar mereka. “Saya faham dan kalau memang tidak terlalu panas atau tidak terlalu lama mereka menunggu saya, juga tidak ada masalah,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga merasa senang melihat ekspresi gembira anak-anak sekolah saat menyambutnya, karena hal tersebut memberinya semangat dan energi positif. “Setiap kali saya melihat wajah-wajah rakyat, wajah anak-anak, saya tambah semangat, tambah muda, karena energi dari mereka,” ujarnya.

Namun, ia juga merasa kasihan karena anak-anak harus berdiri lama di bawah terik matahari, yang bisa mengganggu jam belajar mereka. “Saya tadi kasihan kalau mereka tunggu lama di panas terik matahari dan saya kuatir mengurangi waktu jam sekolah mereka, tapi saya sangat terkesan,” tambah Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyadari bahwa saat konvoi kepresidenan, kecepatan kendaraan yang tinggi membuatnya tidak sempat berdiri untuk membalas sambutan anak-anak. “Jadi saya mohon para bupati-bupati di seluruh Indonesia, walikota, kalau saya datang tidak perlu anak anak sekolah untuk dikerahkan,” tutupnya.

Surat yang akan dikirimkan oleh Sekretaris Kabinet ini diharapkan dapat dipatuhi oleh seluruh kepala daerah, demi kenyamanan dan keselamatan anak-anak sekolah. Dengan demikian, kunjungan Presiden Prabowo dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas belajar anak-anak sekolah.

Laporan : Virginia D. Malalantang

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *