31 Januari 2026

Ribuan Jamaah Ikuti Dzikir Do’a untuk Negeri, Ceramah Ustadz Sarbini di Masjid Madinatul Iman Balikpapan

0
IMG-20251231-WA0031

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Sebanyak sekitar 1.000 jamaah berkumpul dalam kegiatan Dzikir dan Do’a untuk Negeri di Masjid Madinatul Iman Islamic Center Balikpapan pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 18.15 Wita bertempat di Jl. Belibis, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan mengambil tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, dengan acara utama berupa ceramah oleh Ustadz H. Sarbini, S.H., M.H.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman BIC menghadirkan sejumlah tokoh penting dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah Kota Balikpapan. Kehadiran dai tersebut untuk menyampaikan ceramah menjadi daya tarik utama yang membuat acara diikuti antusias oleh para jamaah.

Antara tokoh yang hadir adalah Walikota Balikpapan Dr. H. Rahmat Mas’ud, S.E., M.E., Wakil Walikota Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM., serta Ketua DPRD Kota Balikpapan H. Alwi Al Qadri, SP. Semua hadir untuk menyaksikan dan mendukung kegiatan yang difokuskan pada penguatan spiritualitas beserta ceramah yang disampaikan.

Turut menghadiri acara tersebut Kepala Kemenag Balikpapan H. Masrivani, S.Ag., Kasi Datun Kejaksaan Negeri Balikpapan M. Reza Pahlevi, S.H, serta Pj. Sekda Kota Balikpapan Agus Budi, S.IP., MT. Juga hadir perwakilan dari lembaga masyarakat dan organisasi keagamaan yang turut mendukung penyelenggaraan acara.

Daftar tamu kehormatan lainnya meliputi Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali, Ketua MUI Balikpapan Abdul Rasyid Bustomi, dan Ketua PC NU Kota Balikpapan M. Muslih Umar. Imam Besar Masjid Islam Center Balikpapan KH. Jaelani Mawardi turut hadir, sementara Ustadz Sarbini siap menyampaikan ceramahnya pada sesi utama.

Acara dimulai dengan pelaksanaan Sholat Maghrib berjamaah yang dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Madinatul Iman. Setelah sholat selesai, seluruh jamaah bersama-sama melaksanakan rangkaian dzikir yang dipimpin oleh tim panitia sebelum memasuki sesi ceramah.

Setelah sesi dzikir, dilanjutkan dengan sesi do’a untuk negeri yang dipimpin oleh KH. Jaelani Mawardi. Do’a yang dilantunkan mencakup permohonan keselamatan, kebahagiaan, dan kemakmuran bagi Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, serta seluruh tanah air Indonesia, sebagai pembuka sebelum ceramah utama.

Tahap selanjutnya adalah sambutan dari Walikota Balikpapan Dr. H. Rahmat Mas’ud, yang kemudian diikuti dengan sesi ceramah khusus. Keduanya menyampaikan pesan-pesan penting terkait tema kegiatan yang diusung.

“Walaupun kita dihadapkan pada berbagai ujian mulai dari tantangan ekonomi, bencana alam, hingga persoalan sosial, kita menyadari sepenuhnya bahwa doa dan muhasabah adalah kekuatan yang tidak boleh kita tinggalkan,” ujar Walikota dalam sambutannya sebelum menyerahkan panggung kepada pembicara utama.

Ia menjelaskan bahwa tema kegiatan tahun ini mengandung makna mendalam, di mana prestasi dan kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, dan spiritualitas masyarakatnya, yang kemudian akan diperdalam dalam ceramah.

Walikota juga mengutip ayat suci Al-Qur’an Surat Al-Hasyr ayat 18 yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memperhatikan amalan untuk hari esok, serta selalu berusaha memperbaiki diri tanpa mencari kesalahan orang lain, sebagai landasan bagi pesan yang akan disampaikan.

Menurutnya, musibah yang menimpa saudara-saudara di Sumatera bukan hanya ujian bagi mereka, melainkan teguran dari Allah SWT bagi seluruh bangsa Indonesia. Ia menyampaikan bahwa momen ini hendaknya menjadi tonggak menuju perubahan yang lebih baik, sebelum sesi ceramah dimulai.

Ceramah tersebut menyampaikan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Pembicara menekankan bahwa kesuksesan dunia dan akhirat tidak dapat dipisahkan dari ketakwaan dan akhlak yang mulia, serta mengajak masyarakat untuk selalu melakukan muhasabah diri sebagai bentuk evaluasi hidup dan perwujudan Balikpapan Madinatul Iman.

“Melalui muhasabah yang sungguh-sungguh, kita dapat mengenali kekurangan diri, memperbaikinya secara berkelanjutan, dan selanjutnya memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, serta kemajuan negeri kita,” tegas Ustadz Sarbini dalam ceramahnya. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama berdoa agar harapan mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang penuh dengan keimanan dan kebaikan dapat terwujud.

Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Sholat Isya berjamaah bersama. Sebelum acara selesai, panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah menghadiri, serta khususnya kepada pembicara atas ceramahnya yang penuh makna dan seluruh tamu kehormatan yang telah memberikan dukungan. Semoga pesan dari acara ini dapat membawa perubahan positif dan keberkahan bagi Kota Balikpapan dan seluruh rakyatnya.

Laporan : OBID SETIAWAN 

 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *