31 Januari 2026

Presiden Prabowo Resmikan RDMP Kilang Balikpapan, Kilang Terbesar di Indonesia

0
IMG-20260112-WA0002

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com -Presiden Republik Indonesia Jendral TNI Purnawirawan H. Prabowo  Subianto melakukan peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur. Kilang minyak ini merupakan yang terbesar di Indonesia.

Acara peresmian dilaksanakan pada hari Senin, 12 Januari 2026. Presiden Prabowo membuka acara dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim sebelum menyampaikan pidato resmi.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini Senin, 12 Januari 2026. Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” ujar Presiden Prabowo pada kesempatan tersebut.

Presiden menyampaikan bahwa peresmian RDMP terakhir di Indonesia dilakukan pada tahun 1994. Selang waktu hingga saat ini mencapai 32 tahun lamanya.

Ia menyambut dengan penuh bahagia kegiatan peresmian tersebut. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi ketergantungan negara terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dikaruniai kekayaan alam yang melimpah. Sumber energi yang tersedia mencakup kelapa sawit untuk produksi biodiesel, geotermal, tenaga surya, hingga tenaga air.

Oleh karena itu, seluruh sumber daya alam tersebut harus dikelola dengan maksimal. Tujuannya adalah agar Indonesia tidak lagi bergantung pada negara lain untuk kebutuhan energinya.

“Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar. Kita ingin merdeka dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa,” tegas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia menyatakan bahwa RDMP Kilang Balikpapan merupakan yang terbesar di Indonesia. Hal ini menjadi poin penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional.

Proyek ini memiliki total investasi sebesar Rp.123 triliun. Tujuan utama dari modernisasi kilang adalah meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

RDMP Kilang Balikpapan memiliki kapasitas mengelola minyak mentah hingga 360 ribu barel per hari. Kapasitas tersebut setara dengan 22 hingga 25 persen atau seperempat dari total kebutuhan BBM nasional.

Secara ekonomi, proyek ini memberikan dampak luas dengan penghematan impor BBM hingga Rp.68 triliun per tahun. Selain itu, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional diperkirakan mencapai Rp.514 triliun. Produk yang dihasilkan meliputi BBM, elpiji, dan berbagai jenis petrokimia, dengan kualitas BBM setara Euro V atau kandungan sulfur 10 ppm serta yield valuable product mencapai 91,8 persen.

Laporan : Arimin Imin 

 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *