Sabtu, Desember 14Informasi itu penting

Panitia & Peserta Seleksi CPNS Polri 2019 di Polda Sulawesi (Sulut) Sepakat Hindari KKN

Manado – Sulut, BARABERITA.COM – Senin, 02/12/2019 – Humas Polda Sulut – Panitia Daerah (Panda) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia dan Peserta Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri Tahun Anggaran (T.A.) 2019, Senin (02/12) pagi, di Ruang Catur Prasetya Mapolda.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulut, Kombes Pol Muslhikun, didampingi Kepala Bagian (Kabag) Pengendalian Personel (Dalpers) Biro SDM, AKBP Reindolf Unmehopa. Dihadiri seluruh panitia, dan peserta yang telah melakukan verifikasi, serta para orang tua.

Karo SDM kemudian membacakan naskah sumpah panitia dan peserta, ditirukan oleh seluruh panitia dan peserta. Selanjutnya perwakilan panitia dan peserta membacakan naskah pakta integritas dan ditirukan oleh seluruh panitia dan peserta seleksi. Naskah pakta integritas kemudian ditandatangani oleh perwakilan, disaksikan Karo SDM.

Isi sumpah dan pakta integritas tersebut, pada intinya menegaskan bahwa panitia dan peserta sepakat untuk menghindari segala bentuk kecurangan maupun praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dalam seleksi pengadaan CPNS Polri ini.

Kabag Dalpers dalam paparannya melaporkan, pada seleksi CPNS Polri tahun 2019 ini Polda Sulut mendapatkan dua formasi, yaitu Analis Keuangan dan Pengadministrasi Keuangan.

“Animo peserta sebanyak 24 orang, terdiri dari 6 pria dan 18 wanita. Sedangkan yang melakukan verifikasi sebanyak 11 orang, seluruhnya wanita,” jelasnya.

Sementara itu Kapolda Sulut, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto dalam amanat tertulis dibacakan Karo SDM mengatakan, pengadaan CPNS Polri merupakan bagian dari fungsi penyediaan personel yang dilakukan dengan berbagai tahapan seleksi untuk mendapatkan CPNS Polri yang berkualitas.

“Untuk mendapatkan CPNS Polri yang berkualitas, maka seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis),” kata Karo SDM, seraya meminta seluruh peserta harus berusaha maksimal dan sungguh-sungguh dalam seleksi ini.

Pada saat tes nanti, lanjut Karo SDM, kerjakan dengan teliti dan jangan terburu-buru. Karena hal tersebut sangat menentukan nasib peserta. “Jadi nasib peserta itu ada di tangan peserta sendiri, bukan di tangan saya maupun panitia,” tegas Karo SDM.

Dalam kesempatan ini Karo SDM menekankan beberapa hal. Bagi seluruh panitia, diminta agar melaksanakan seleksi sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku. Kemudian kepada Pengawas Internal maupun Pengawas Eksternal, agar mengawasi setiap tahap seleksi dengan tajam dan ketat.

“Sedangkan bagi seluruh peserta, jangan percaya pada janji dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang menyatakan mampu meluluskan menjadi CPNS Polri dengan meminta imbalan sejumlah uang,” tandas Karo SDM.

Laporan : Atriani Luas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE