Minggu, November 17Informasi itu penting

Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol. Frans Sentoe, SIK, Pimpin Lat Pra Ops Ketupat “OTANAHA” 2019

Gorontalo, BARABERITA.COM  Jum’at, 24/05/2019, Bertempat di Aula Titinepo Polda Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol. Frans Sentoe, SIK mewakili Kapolda Gorontalo Brigadir Jenderal polisi Drs. Rachmad Fudail, M.H membuka secara langsung Lat Pra Ops “Ketupat Otanaha 2019” Pengamanan Idul Fitri 1440 H. Dalam Lat Pra Ops ini dihadiri oleh Dir Lantas Polda Gorontalo, Para Kabag Ops Jajaran Polda Gorontalo, Para Kasat Lantas Polres jajaran, serta para personel Polda Gorontalo yang tergabung dalam Operasi Ketupat Otanaha 2019.
Dalam sambutannya Kapolda Gorontalo yang disampaikan oleh Karo Ops Polda Gorontalo, beliau menyampaikan bahwa Lat Pra Ops ini merupakan salah satu kegiatan yang merupakan tahapan dari proses manajerial yang harus dilaksanakan dalam rangka menyamakan pola pikir dan cara bertindak serta untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dari seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini. Sehingga dalam penugasan di lapangan nanti para personel benar-benar mengerti dan memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa hari raya idul fitri yang diawali dengan datangnya bulan ramadhan bukan hanya merupakan kegiatan ibadah dan perayaan keagamaan bagi umat islam semata, akan tetapi sudah berkembang menjadi bagian dari tradisi atau budaya masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo, karena oada setiap bulan ramadhan masyarakat akan melakukan berbagai aktivitas ibadah yang melebihi dari kegiatan yang dilakukan pada hari-hari sebelum datangnya bulan ramadhan. Kemudian menjelang idul fitri masyarakat akan meningkatkan berbagai aktivitasnya selain ditempat ibadah, di pusat-pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat hiburan, serta kegiatan mudik lebaran, baik dengan menggunakan jasa transportasi darat, laut maupun udara dan diperkirakan puncak mudik lembaran diperkirakan terjadi pada H-2 dan arus balik mudik H+5.
Karo ops menambahkan, khusus di Provinsi Gorontalo, Pada hari ke 15 bulan ramadhan akan dibuka pasar tradisional yang biasa disebut dengan pasar senggol dan lokasinya tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota. Pasar senggol ini tentunya Akan di kunjungi oleh ribuan masyarakat yang hendak berbelanja untuk memenuhi kebutuhan jelang hari raya. Kemudian pada tiga malam sebelum hari raya akan dilaksanakan kegiatan malam tradisi tumbilotohe atau malam pasang lampu, dimana seluruh umat muslim di Provinsi Gorontalo akan memasang lampu tradisional baik dirumah maupun ditempat-tempat tertentu.
“Untuk puncaknya yakni pada hari raya idul fitri, dimana masyarakat akan melaksanakan shalat idul fitri baik di masjid maupun ditempat-tempat yang telah ditentukan yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan silaturahmi. Tentunya ivent-ivent tersebut dapat berimplikasi pada timbulnya berbagai aspek permasalahan sosial dan keamanan, dan tentunya hal ini memerlukan perhatian yang serius dari kita sebagai aparatur keamanan dalam menanganinya,” ujar Karo Ops.
Lebih lanjut, Karo Ops menyampaikan, sejalan dengan hal tersebut dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pada rangkaian perayaan hari raya idul fitri 1440 H tahun 2019, Polda Gorontalo akan menggelar operasi kepolisian dengan sandi operasi “Ketupat Otanaha Tahun 2019” dengan mengedepankan upaya Pre-emtif dan preventif guna menjamin Terwujudnya stabilitas Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Provinsi Gorontalo.
“Dan untuk menyukseskan penggelaran operasi tersebut diperlukan latihan pra operasi sebagaimana yang kita laksanakan mulai hari ini,” tambah Karo Ops.
Laporan : Femmy ES. Gubali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE