Selasa, Oktober 20Informasi itu penting
Shadow

Kanit Reskrim Polsek Dimembe Bripka Jerry Tumundo Bantu Makamkan Jenazah Korban Covid-19 di Wusa Minut

Minut – Sulut,  Baraberita.com – Senin, 13/004/2020 – Humas Polda Sulut – Kanit Reskrim Polsek Dimembe, Bripka Jerry Tumundo membantu memakamkan jenazah pasien 07 Covid-19, di TPU Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jum’at (10/04/2020) siang.

Korban yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUP Prof. Kandou Manado, Jum’at dini hari.

Prosedur pengurusan jenazah Covid-19 pun diberlakukan. Selanjutnya peti jenazah dibawa ke lokasi pemakaman menggunakan mobil ambulance RSUP Prof. Kandou, yang dikawal oleh pihak kepolisian. Mobil ambulance tiba di TPU Desa Wusa sekitar pukul 10.30 WITA.

Informasi diperoleh, peti jenazah sempat tertahan beberapa jam di dekat liang lahat karena tidak adanya petugas kesehatan yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Hanya sopir ambulance yang memakai APD saat itu.

Tak ada warga yang berani mendekat, baik ke mobil ambulance maupun ke lokasi pemakaman. Pihak Satgas Covid-19 Provinsi Sulut kemudian dihubungi terkait situasi tersebut.

Sekitar satu jam kemudian, Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, dr. Steaven Dandel tiba di lokasi pemakaman dan membawa beberapa APD.

Akhirnya, Kanit Reskrim Polsek Dimembe beserta seorang anak tiri pasien 07 yang dibantu rekannya, warga Desa Wusa, bersedia menjadi relawan untuk membantu memakamkan, dengan menggunakan APD. Proses pemakaman ini dimulai sekitar pukul 12.30 WITA.

Kapolsek Dimembe, AKP Decky Demus mengatakan, pihaknya berinisiatif turut membantu pemakaman karena mengingat situasi di lokasi, di mana tidak ada orang yang bersedia.

“Kemudian Kanit Reskrim Polsek Dimembe, Bripka Jerry Tumundo bersedia menjadi salah satu relawan untuk ikut membantu proses pemakaman,” ujarnya.

Lanjut Kapolsek, dirinya sempat khawatir dengan kondisi Bripka Tumundo yang kurang sehat, karena sehari sebelumnya diambil darah. “Namun Kanit Reskrim bersedia dan siap menjadi relawan,” pungkasnya.

Sementara itu Bripka Jerry Tumundo, menuturkan, ia bersedia menjadi relawan karena merasa iba, mengingat jenazah telah tertahan beberapa jam. “Saya ikhlas membantu, ini bagian dari tugas dan pelayanan,” tutupnya.

Laporan : Sofyan Taib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *