Minggu, Oktober 25Informasi itu penting
Shadow

TAK GUNAKAN MASKER, Masyarakat Tak di Layani Pengisian BBM di SPBU Tabongo, Kabupaten Gorontalo.

Gorontalo,  Baraberita.com – Rabu, 29/04/2020 – Ditengah mewabahnya virus corona (Covid-19) di masyaraka,  Pemerintah terus melakukan berbagai macam cara untuk memberantas dan memutuskan pandemi Covid-19. Satu diantaranya adalah penggunaan masker bagi masyarakat yang apabila melakukan aktifitas di luar rumah.

Pemberlakuan penggunaan masker tersebut sudah menjadi kewajiban semua warga dan bagi siapa yang melanggar maka akan menerima konsekwensinya.

Sama Halnya dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Tabongo, Pemberlakuan ini dimulai senin, (20-04-2020) lalu, dan sudah disosialisasikan lewat media online maupun cetak dan diumumkan di terminal-teminal keberangkatan, lewat RT, Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Bhabinkamtibmas, Babinsa bahkan beberapa institusi turun kejalan dibantu organisasi Pemuda, LSM, Ormas bahu membahu menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker.

Meskipun aturan mulai di berlakukan tetapi masih di berikan toleransi bagi yang tidak menggunakan masker. Sesuai dengan apa yang di jelaskan oleh Tri Aditiya Napu didampingi rekannya, selaku petugas SPBU Tabongo kepada Baraberita.com Rabu 29/04/2020 pukul 10.20 Wita

“Kami mulai berlakukan wajib masker kepada konsumen yang akan mengisi BBM ini sejak senin kemarin, aturan pemberlakukan masker tersebut masih bersifat publikasi kepada masyarakat, jadi yang tidak menggunakan masker pada saat itu tetap kami layani tetapi kami berikan arahan agar mennggunakan masker jika keluar rumah lebih lagi ke SPBU, namun pemberian toleransi tersebut itu hanya sehari dan besoknya sudah di wajibkan semua jadi bagi siapa saja yang tidak menggunakan masker maka kami tidak layani.” jelas Try.

Senada dengan apa yang di sampaikan, Fikran Luawo, juga sebagai petugas SPBU, “Untuk mengajak masyarakat mendisiplinkan diri, aturan ini kami berlakukan, toh tujuannya untuk kesehatan kita semua.”

“Meskipun pengunaan masker di SPBU Tabongo telah di berlakukan akan tetapi masih saja ada masyarakat yang tidak mematuhinya dengan  alasan lupa”. Namun begitu apapun alasannya Kami tidak akan melayani jika masyarakat tidak menggunakan masker, karena mengingat aturan dari pemerintah yang mewajibkan harus menggunakan masker maka kami harus tegas dalam menjalankan aturan”. Jelasnya.

Baraberita.com sempat mewawancara warga yang selesai mengisi BBM di luar area SPBU Tabongo, berikut ini petikannya :

Kamil Damisi, Tokoh Pemuda, “Saya sangat setuju dengan SPBU menerapkan aturan setiap warga yang akan mengisi BBM wajib menggunkan masker sebab tujuannya baik untuk kesehatan bersama.”

Agus Husain, warga Tabongo, “Aturan diterapkan harus ada solusinya, karena tidak semua warga pengguna kendaraan mengetahui aturan di SPBU Tabongo atau SPBU lain mewajibkan untuk mengisi BBM harus pakai masker ! Solusi pihak SPBU harus menyediakan masker entah gratis atau bayar.”

Alimin Yunus, warga yang akan mengisi BBM, “ Semua aturan punya maksud dan punya efek jera, saat ini bangsa kita bahkan dunia dihadapkan dengan wabah yang cukup menghebokan Covid-19, dan kita semua wajib menaati aturan dan himbauan pemerintah, namun perlu juga pihak SPBU memperimbangkan bahwa pelayanan publik yang utama, sediakan masker harga 5000 ribuan dari pada menyuruh warga pulang ke rumah untuk mengambil masker dan ini cara yang sifatnya mengedukasi warga.”

Laporan : Agusrianto Simon 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *