Minggu, April 5Informasi itu penting

Patroli Polsek Kota Timur Gorontalo, Amankan 13 Remaja Yang Diduga Anggota Gengster

Gorontalo,  Baraberita.com – Minggu, 23/02/2020 – Dalam mewujudkan Kondusifitas Kamtibmas yang aman dan terkendali, sekarang ini Kepolisian Jajaran Daerah Gorontalo gencar melakukan patroli Kamtibmas. Hal ini guna mencegah dan mengantisipasi adanya tindakan kriminalitas di Provinsi Gorontalo.

Berkaitan dengan hal tersebut, Tim Patroli Polsek Kota Timur dibawah pimpinan Wakapolsek kota timur Iptu Heru Widada mengamankan 13 anak muda yang terjaring patroli di Taman Keren Moodu pada Minggu 23 Februari 2020.

Ke 13 anak muda tersebut di antaranya ada 3 perempuan, namun saat di lakukan pengerebekan mereka melarikan diri ke arah sawah sehingga terjadi kejar-kejaran.

Alhasil personil berhasil mengamankan 2 anak muda dan langsung diamankan ke Polsek kota timur. Yang mana ke dua anak muda tersebut diketahui sudah mengkonsumsi miras dan di temukan video-video yang tidak senonoh, serta ditemukan ada kelompok atau gank yang tercantum dalam WhatsApp milik pemuda tersebut.

Kemudian atas perintah Wakapolsek, Bhabinkamtibmas moodu Brigadir Fauji A Sangkala melakukan penjemputan dan pemanggilan terhadap teman-teman mereka yang sempat melarikan diri.

Setelah berhasil mengumpulkan pemuda-pemuda tersebut, Bhabinkamtibmas moodu bersama Wakapolsek kota timur Iptu Heru Widada, lurah moodu Bapak Rasjid male SE, Kepala KUA kota timur melakukan pembinaan terhadap ke 13 anak tersebut yang di dampingi oleh orang tua mereka di Polsek kota timur.

Adapun hasil dari pembinaan tersebut, 3 pilar dalam hal ini lurah Moodu, Bhabinkamtibmas moodu bersama kepala KUA kota timur telah memutuskan untuk para pemuda tersebut di berikan pembinaan akhlak dan karakter baca tulis Al-Qur’an di KUA kota timur yang akan berlangsung setiap hari Selasa dan Kamis ba,da Zuhur, yang tujuannya adalah untuk memberikan mereka ilmu agama agar mereka memiliki pegangan atau pedoman hidup sehingga secara spiritual mereka sudah terisi agama.

“Selain itu mereka juga akan diajarkan tata cara sholat dan lain sebagainya agar mereka tidak salah melangkah lagi, karena salah satu faktor munculnya kenakalan remaja ialah kurangnya pemahaman agama,” Ungkap Fauji.

Laporan : Femmy ES. Gubali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *