Kamis, Oktober 29Informasi itu penting
Shadow

Cegah Penimbunan Masker, Kapolres PPU Bersama Kasat Intel Sidak Sejumlah Apotek

Penajam – Kaltim,  Baraberita.com – Senin, 30/03/2020 – Guna mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan masker, Polres Penajam Paser Utara (PPU) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek yang ada di Kecamatan Penajam,

Kapokres PPU AKBP M. Dharma Nugraha didampingi Kasat Intel mengecek langsung ketersediaan masker di apotek. Senin (30/03/2020).

“Baru kita cek ke lapangan hari ini, tapi tidak ditemukan masker satupun,” kata M. Dharma Nugraha

Hasil sidak sementara tidak ditemukan satu helaipun. Dharma mengatakan hal itu serupa dengan daerah lain yang lain, bahwa masker saat ini sudah sangat minim.

“Kalau untuk harga disini masih gak jauh naiknya, paling sekitar Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu menurut informasi dari apotekernya,” jelasnya.

Dituturkan Dharma, soal kenaikan harga, bukanlah permasalahan utama di Kabupaten PPU, namun ketersediaan atau stok yang sudah tak ada lagi dari distributornya langsung.

“Ini kan permasalahannya maskernya atau barangnya sudah tidak ada di apotek. Kalau soal harga masih standar naiknya,” jelasnya.

Kapolres tetap mengimbau dan mengingatkan ke depannya agar benar-benar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menimbun masker.

“Yang jelas kita jangan terlalu tergantung dengan masker, yang terpenting itu menjaga pola hidup sehat. Tetap kita himbau dan usahakan sebisa mungkin jangan sampai ada penimbunan masker,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik namun diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ade juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan berita-berita bohong atau Hoax.

“bila ada yang menyebarkan berita bohong dan mengakibatkan kegaduhan dan keresahan masyarakat, akan kami tindak” tegasnya. (Humas Polda)

Laporan : Rendra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *