Jumat, Oktober 18Informasi itu penting

SMA Negeri 5 Balikpapan Peringati Hari Bebas Emisi 2019, Bebas Polusi Karbon Monoksida (CO)

Balikpapan – Kaltim,  BARABERITA.COM – Sabtu, 21/09/2019 – Dalam rangka memperingati hari anti emisi 2019 di lingkungan SMA Negeri  5 Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada tanggal 21 September 2019 semua warga Smala tidak menggunakan kendaraan bermesin baik sepeda motor maupun mobil, aturan ini berlaku kepada guru, pegawai tata usaha maupun siswa-siswi, karyawan koperasi sekolah, karyawan kantin pokoknya  semua warga sekolah.

Kebijakan kepala sekolah Dra. Ririen Friedayati, menetapkan bahwa tanggal 20 September 2019 warga SMA  Negeri 5 Balikpapan “Sehari Tanpa Kendaraan Bermotor” tujuannya adalah memperingati Hari Bebas Enisi 2019, mengapa kebijakan ini diterapkan ? karena kendaraan bermotor penyumbang utama atau mengeluarkan asap dan menyebabkan polusi, dengan kebijakan ini artinya SMA Negeri 5 Balikpapan sehari tanpa ada kendaraan yang parkir di lingkungan sekolah baik di dalam maupun di luar sekolah. Warga sekolah yang terdekat jalan kali dan yang jauh naik angkutan umum atau antar jemput.

Bersepeda selain bebas polusi juga sarana untuk olah raga agar badan kita makin sehat dan bebas polusi itu yang dilakukan olah beberapa siswa dan guru yang rela jauh-jauh naik sepeda pergi kesekolah, seperti yang dilakukan Akhmad Syarkawi, S.Pd, guru olah raga yang tinggal di Graha Indah, rela mengayuh sepeda sejauh 8 kilo meter,  itulah peran warga sekolah dalam ikut berpartisipasi dalam memperingati hari bebas emisi 2019.

Halaman parkir SMA Negeri 5 Balikpapan Plooong…. tanpa kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, yang ada hanyalah Bpk. Akhmad Syarkawi, S.Pd, dengan sepeda ontelnya.

Saat ditanya baraberita.com apakah nyaman ke sekolah dengan bersepeda ? pak Awi panggilan akrabnya, hanya tersenyum dan menjawab,” Lidah ulun kalau mau digunakan untuk buat dasi, bujur pa’ ae, ulun kasikan ikam gratis nah !, hahk…! jangan tanya lagi ulun mau mandi dulu kawan.” sambil berlalu menuju ruang dewan guru

“ Rangkaian kegiatan dalam memperingati hari anti emisi 2019 SMA 5 Balikpapan melaksanakan senam bersama di lapangan sekolah, dilanjutkan jalan sehat mengelilingi lingkungan sekolah, dirangkai dengan penanaman di lingkungan sekolah sebagai penangkal polusi, karena pada dasarnya tanaman adalah penghasil oksigen dan tanaman juga bisa menyaring zat-zat yang berbahaya yang dihasilkan oleh asap kendaraan yang mengakibatkan polusi, Harapanya dengan melakukan hal-hal yang kecil tersebut bisa memberikan dampak yang besar terhadap berkurangnya polusi udara di lingkungan sekolah pada khususnya dan lingkungan kota Balikpapan pada umumnya. Selamatkan lingkungan kita agar bebas polusi dan kita tetap sehat.Salam Adiwiyata Lestarikan.”  kata,  Nurul Widayati, S.Pd., M.Pd selaku koordinator Adiwiyata.

“ Dengan kepedulian menanam berbagai tumbuhan di lingkungan  sekolah baik di depan kelas dan taman kelas serta sarana sekolah lain dengan memanfaatkan lahan kosong, itu adalah salah satu peran warga sekolah (smala).

Menanam tumbuhan dilikungan sekolah selain sekolah menjadi hijau, asri dan indah juga bisa mampu  menghilangkan karbon Monoksida CO di udara sehingga kita bebas polusi.

Hal- hal yang sederhana seperti itulah yang di lakukan oleh warga sekolah baik siswa-siswi maupun guru sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan kontribusi buat sekolah.” Itulah paparan dari Intan Nur Rahma selaku ketua Green Generation SMA Negeri 5 Balikpapan.

Laporan : Max Pangkey  –  Foto  : Armiya

 

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE