Kamis, Agustus 6Informasi itu penting
Shadow

Peringati ” Hari Sejuta Pohon ” Warga SMA Negeri 5 Balikpapan Mengadakan Penanaman Pohon

Balikpapan – Kaltim,  Baraberita.com – Jum’at, 10/01/2020 – Dalam rangka memperingati hari-hari besar lingkungan tepatnya untuk memperingati “Hari Sejuta Pohon” Pada hari jum’at 10 januari 2020 pukul 08.25 Wita, Maka warga SMA Negeri 5 Balikpapan menanam beberapa pohon buah sekaligus sebagai pohon peneduh untuk menambah koleksi jumlah pohon yang ada di lingkungan sekolah dan untuk sarana pembelajaran guru dan siswa.

Penanaman pohon di hadiri antara lain

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Suryanto, Kepala Disnas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan  Ir. Muhaimin, M.T, Forum Adiwiyata Kota Balikpapan, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Camat Balikpapan Selatan, Lurah Sepinggan Baru, Kepala Puskesmas Sepinggan, Kepala Sekolah SMA / SMK se Kota Balikpapan, Pembina & Ketua Green Generation, Serta Guru-guru serta warga SMA 5 Balikpapan juga ikut berpartisipasi pada acara menanam pohon, ini salah satu bentuk dukungan dan apresiasi untuk mendukung persiapan SMA Negeri 5 Balikpapan menuju ECO ASEAN SCHOOL.

Sebelum pelaksanaan penanaman pohon, acara didahului dengan kegiatan senam bersama yang dihadiri 1245 orang terdiri dari siswa-siswi kelas X, XI, XII, Guru-guru, Staf Tata Usaha dan para undangan.

Sambutan Kepala BLH Kota Balikpapan, Suyanto, pada intinya, “Merupakan bentuk kecintaan, dan kepedulian kita terhadap bumi dimana kita hidup secara umum. Kita  ingin hidup nyaman di muka bumi ini. Kita menyadari bahwa pohon  berperan sebagai penyangga kehidupan dan sekaligus menyediakan hasil  kayu, kebutuhan pangan, ketersediaan air, sumber energi dan jasa lingkungan lainnya termasuk penghasil oksigen, rekreasi dan konservasi keanekaragaman hayati.

Yang kurang terkendali saat ini, kita semua dihadapkan pada kenyataan bahwa lingkungan hidup telah rusak. Pencemaran udara mengakibatkan langit di atas kita kurang cerah karena penuh dengan gas polusi. Sementara  itu, lahan di sekitar kita sering terlihat gersang, dan hutan banyak yang rusak. Akibatnya, pada musim hujan kita mengalami bencana banjir. Sebaliknya, pada musim kemarau kita mengalami kekeringan. Ini merupakan pertanda bahwa kondisi hutan dan lingkungan kita mulai rusak. Sebagian telah rusak, sehingga tidak berfungsi secara optimal. Hutan yang rusak tidak dapat lagi berfungsi sebagai pengatur tata air bagi kehidupan kita. Ini berbahaya. Ini harus kita hentikan. Untuk masa depan bumi kita, untuk masa depan generasi muda, karena yang kita miliki ini tidak boleh dianggap sebagai warisan nenek moyang, tetapi adalah sesuatu yang kita pinjam, milik generasi yang akan datang.

Banjir bandang dan longsor yang telah merenggut korban jiwa, oleh karena itu kita harus segera merehabilitasi kawasan hutan dan lahan yang rusak.

Oleh karena itu, sumber daya hutan, lingkungan hidup, serta ruang terbuka hijau, akan mengakibatkan rusaknya ekosistem. Dan rusaknya ekosistem akan berdampak pula pada punahnya rantai kehidupan. Selain itu, berdampak pula pada perubahan iklim mikro.

Perlu saya ingatkan, bahwa saat ini aktivitas untuk menghutankan kembali, dan memperbanyak ruang terbuka hijau belum menjadi kebiasaan masyarakat. Namun demikian, peran Pemerintah Daerah dalam melaksanakan program rehabilitasi hutan dan lahan, penanaman 1 Juta Pohon, pembangunan hutan rakyat, hutan tanaman rakyat dan hutan kemasyarakatan serta adanya kebijakan daerah yang mendukung budaya menanam, baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Dalam kaitan itu semua, sekali lagi saya minta agar melalui Hari Menanam 1 Juta Pohon Idan Bulan Menanam Nasional dapat direalisasikan melalui Gerakan Penanaman Sejuta  Pohon dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Seluruh komponen masyarakat agar berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan hutan dan lingkungan alam yang baik dan lestari.

Kepala SMA Negeri 5 Balikpapan, Dra. Ririen Friedayati, “ Saya  atas nama warga SMA Negeri 5 Balikpapan (Smala) Mengucapkan Terima Kasih kepada bapak Kepala Dinas BLH Kota Balikpapan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Kepala Puskesmas Sepingnggan, Bapak Camat Balikpapan Selatan, Para Lurah se Balikpapan Selatan, Serta semua yang hadir saat ini, atas kehadirannya, semoga apa yang kita sama-sama laksanakan pagi ini bisa ber manfaat dalam kehidupan kita.”

Laporan : Dwi Paramitha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *