Jumat, Oktober 18Informasi itu penting

SATGASKUM POLDA GORONTALO UNGKAP PROSTITUSI BERKEDOK SALON

Gorontalo,  BARABERITA.COM – Selasa, 08/10/2019 –  Pijat refleksi lulur dan spa semakin menjamur di Provinsi Gorontalo. Khususnya di Kota Gorontalo sendiri prostitusi berkedok salon ini sangat marak di perbincangan di lingkungan masyarakat. Tentunya ini tidak bisa di biarkan menjamur dan berkembang begitu saja tanpa sentuhan dan perhatian dari aparat kepolisian.

Tidak menutup kemungkinan prostitusi berkedok salon ini akan berpengaruh pada kalangan pelajar, baik itu pelajar SMP dan pelajar SMA maupun masyarakat lainya, dan hal ini sangat merisaukan serta menganggu kamtibmas. Nah, untuk mencegah hal tersebut Polda Gorontalo yang baru kemarin menggelar lat Pra Operasi Pekat Otanaha II 2019 di aula titinepo selama 2 (DUA) hari lamanya. Untuk itu prostitusi berkedok salon ini salah satu sasarannya. Selain penyakit masyarakat lainnya seperti miras, judi dan penyakit masyarakat lainnya.

Pihak Kepolisian yang merupakan sebagai penanggung jawab penuh tentang kambtibmas dilingkungan masyarakat harus benar-benar mengoptimalkan situasi dan kondisi hingga keadaan negeri ini aman dan terkendali. Oleh karena itu, apa pun itu yang berhubungan dengan penyakit masyarakat harus di redam, khususnya di areal hukum Polda Gorontalo.

Senin, 7 Oktober Polda Gorontalo jam 16.00 wita gelar operasi pekat otanaha II 2019 di sekitar Kota Gorontalo dengan sasaran rumah salon yang di gunakan untuk pijat refleksi. Tak pulang dengan tangan hampa 30 personil gabungan yang di pimpin oleh Iptu Polda Gorontalo Alexius F. R Karame selaku Anggota satgas Gakkum dalam operasi pekat otanaha II 2019 Polda Gorontalo berhasil mengungkap prostitusi berkedok salon di Kota Gorontalo yakni, salon lia di jalan jamaludin malik kelurahan Limba U I Kota Selatan, Salon Violet di Kelurahan Tomolobutao dan salon Astra di kecamatan Telaga Sebagaimana di jelaskan oleh Iptu Alexius F. R Karame.

“dihari pertama operasi pekat otanaha II 2019 ini kami berhasil mengungkap beberapa rumah salon yang di gunakan sebagai transaksi prostitusi. Memang sepintas dari luar nampak salon itu memajangkan papan informasi (plank) untuk refleksi keluarga. Tapi nyatanya di dalam sedang berlangsung adegan yang sangat-sangat di larang oleh agama, dalam hal ini bersetubuh di luar nikah. Alhasil Saya bersama tim berhasil memboyong beberapa pasangan mesum ke mapolda untuk di lakukan pembinaan,”jelas Alexius.

Di ungkapkan juga oleh Akbp Wahyu Tri Cahyono Sik selaku Kabid Humas Polda Gorontalo bahwa sanya operasi pekat otanaha II 2019 ini adalah untuk meredam dan meniadakan segala bentuk penyakit atau tindakan yang tidak terpuji di lingkungan masyarakat. Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, pihak kepolisian khususnya daerah gorontalo akan benar-benar mencegah sekecil apa pun itu yang berhubungan dengan gangguan kamtibmas terjadi di wilayah hukumnya. Untuk operasi pekat otanaha II 2019 ini di gelar mulai tanggal 07 hingga 18 Oktober 2019 dengan melibatkan 85 personil Polda Gorontalo, dan adapun sasaran yang di prioritaskan dalam operasi ini ialah sajam, narkoba, miras handak prostitusi dan premanisme,”tutur Wahyu.

Laporan : Femmy ES. Gubali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE