Senin, September 21Informasi itu penting
Shadow

Polres Semarang Limpahkan Berkas Perkara 3 Orang Tersangka Penolak Jenazah Covid-19 ke Kejaksaan

Ungaran – Jateng,  Baraberita.com – Senin, 27/04/2020 – Berkas Perkara untuk tiga tersangka Kasus Penolak Pemakaman jenazah Nuria Kurniasih Perawat RSUP dr. Kariadi Semarang Jawa Tengah meninggal dunia karena positif Virus Corona (Covid 19) telah dinyatakan lengkap atau P21. Polres Semarang telah melimpahkan Berkas Perkara dan Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang.

Polres Semarang telah mengirim berkas tiga tersangka penolak pemakaman jenazah perawat RSUP Kariadi yang meninggal karena Corona, Nuria Kurniasih ke kejaksaan.

“Berkas penyidikan tahap satu selesai dan sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” kata Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Senin (27/4).

Tersangka dan Barang Bukti langsung dibawa ke kejaksaan kabupaten Semarang. Barang Bukti yang diserahkan antara lain Telfon genggam, Video Dokumentasi yang digunakan saat pelaku melakukan peristiwa penolakan terjadi

Menurut Rahmat Wibisono Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) dinyatakan telah lengkap atau P21 sehingga ketiga tersangka THP, BSS dan ST siap disidangkan.

“Tersangka siap dibawa ke persidangan”, kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Rahmat Wibisono, Minggu (26/4).

Kasus ini bermula ketika jenazah Nuria Kurniasih pasien positif corona mendapat penolakan warga saat akan dimakamkan di TPU Sewakul Ungaran Kabupaten Semarang pada 9 April 2020. Kasus penolakan ini pun mencuat dan menjadi viral di media sosial dan mengundang kecaman publik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah Komisari Besar Polisi Budhi Haryanto menyebut penangkapan tersangka merupakan bentuk ketegasan hukum, pemberian efek jera agar tidak terulang kejadian yang sama di daerah lain.

“Jadi jangan yang meninggal karena wabah seolah ini aib, suatu azab. Ini pelajaran bagi kita jangan ada yang menolak dimakamkan seolah itu termasuk hukuman sehingga aib bagi keluarga,” tegas Kapolres Semarang. (Humas Polres Semarang)

Laporan : Agus Nugroho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *