Kol. Inf. Ikram Paputungan, Pejabat Kemenhan Sulteng Bersama PLN, Menyerahkan Bantuan, Kegiatan Ini Dalam Rangka Peringati Hari Bela Negara

Kolonel Inf. Ikram Paputungan, saat menyerahkan bantuan

Palu, BARABERITA.COM Kamis, 13/12/2018 Dalam rangka hari bela negara kamis,l 19 Desember 2018 bertempat di desa Sindue dan Desa Seloya kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Kolonel Inf. Ikram Paputungan, Pejabat Kementrian Pertahanan (PKP)  Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), melaksanakan bhakti sosial ke sejumlah Desa yang ada di wilayah Sulawesi Tengah, diawali dari dua desa yaitu desa Sindue dan desa Seloya.

Di kedua desa tersebut Kolonel Ikram bersama staf dan pihak PLN memberikan bantuan kepada masyarakat desa Sindue dan Seloya kabupaten Donggala, berupa perlengkapan sekolah dan  makanan ringan biscuit, Bantuan tersebut diberikan dalam rangka hari bela negara jatuh pada tanggal 19 Desember 2018.

Kolonel Ikram Paputungan yang mantan Asiten Logistik Kodam VI Mulawarman Balikpapan, mengatakan “ Ini bentuk kepedulian kami terhadap warga yang tinggal jauh dari ibu kota Palu maupun kabupaten Donggala, jarak kedua desa ini dari kota Palu sekitar 80 kilo meter, untuk akses ke Palu atau Donggala mereka membutuhkan biaya yang sangat mahal, Alhamdulillah atas kerja sama dengan salah satu BUMN PT. (Pesero) PLN kami bisa sama-sama berbagi kepada saudara-saudara kita untuk tahap awal kami memberikan bantuan untuk 100 orang, saya juga memberikan motivasi kepada anak-anak di daerah ini, “ Siapa yang berminat jadi Tentara saya siap tampung, yang penting jaga kesehatan sekolah yang rajin dan berprestasi. “ Imbuh alumni AKABRI angkatan 1990.

Beberapa warga yang sempat diwawancarai baraberita.com dimintai tanggapan mereka atas bantuan tersebut, kami sangat berterima kasih kepada TNI dan PLN karena bantuan ini sangat dibutuhkan anak-anak untuk keperluan sekolah, karena biasanya ke sekolah anak-anak membawa buku dan perlengkapan lain hanya dengan tangan dan akibatnya kalau hujan yah basah dan buku cepat rusak.

Laporan : Abrianto Irade

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *