Minggu, Agustus 9Informasi itu penting
Shadow

POLDA GORONTALO PRODUKSI SENDIRI HANDS SANITIZER DENGAN MEMANFAATKAN MINUMAN KERAS MEREK CAP TIKUS

Gorontalo,  Baraberita.com – Kamis, 23/07/2020 – Beberapa kali jajaran kepolisian Daerah Gorontalo berhasil menggagalkan peredaran minuman keras jenis Cap tikus yang melintas di wilayah Propinsi Gorontalo. Bahkan pada bulan Juni lalu tepatnya 20/6. Polda Gorontalo dalam hal ini Dit Resnarkoba telah memusnahkan 36 Ton ( 36.000 liter) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. M. Adnas, M.Si bersama Gubernur Gorontalo dan dihadiri oleh Forkopimda Propinsi serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga tokoh pemuda.

Dengan banyaknya aktifitas pemusnahan minuman keras cap tikus inilah kemudian muncul ide brilian Kapolda Gorontalo untuk menyulap barang terlarang tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
” Kita tahu bersama bahwa efek yang ditimbulkan dari minuman keras jenis cap tikus ini sangat tidak baik bagi masyarakat, pertama jelas dilarang agama, kedua dapat merusak kesehatan, dan ketiga menjadi pemicu aksi kriminalitas, tingginya kasus penganiayaan di Propinsi Gorontalo diawali dari konsumsi Miras. Oleh karena itulah, maka saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus lakukan razia minuman keras, agar angka kriminalitas menurun, dan Propinsi Gorontalo sebagai serambi Madinah bersih dari Miras dan terbukti puluhan ton miras jenis cap tikus berhasil kita tangkap dan kita musnahkan.

Kemudian di awal pandemi Covid-19, terjadi kelangkaan beberapa barang untuk mencegah penyebaran Covid-19,mulai dari APD, masker dan juga Hands Sanitizer. Dari beberapa kali penusnahan minuman keras inilah kemudian muncul ide, untuk bisa memanfaatkan minuman keras cap tikus ini sebagai bahan pembuatan Hand Sanitizer dan kita bekerja sama dengan BPOM selanjutnya mengolah minuman keras jenis cap tikus ini menjadi hand sanitizer, dengan kualitas terbaik,”ujar Kapolda Adnas dihadapan media saat melihat langsung produksi hand sanitizer di SPN Polda Gorontalo. Kamis (23/7)

Adnas katakan bahwa berbagai langkah sudah dilakukan oleh Polda Gorontalo guna menyelamatkan masyarakat propinsi Gorontalo dari pandemi Covid-19.
“Kami sangat sayang kepada masyarakat di Propinsi Gorontalo, apa yang saya lakukan ini, membuat hand sanitizer adalah untuk dibagikan secara cuma-cuma ( gratis) kepada masyarakat,agar masyarakat dapat sehat dan tidak tertular covid-19, namun saya harapkan masyarakat juga harus turut andil ikuti protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan, mari bersama kita gelorakan Gorontalo sehat, Gorontalo kondusif,”pesan Adnas.

Sementara itu Kepala BPOM Gorontalo Yudi Noviandi, M.Sc.Tech.,Apt menjelaskan keterlibatan BPOM dalam produksi Hands Sanitizer Polda Gorontalo.
“Terima kasih sekali kepada bapak kapolda yang telah menginisiasi berinovasi untuk membantu masyarakat di masa pandemi dengan menyediakan hand sanitizer secara gratis dengan kapasitas produksi sangat canggih,mudah-mudah produksi ini dapat membantu masyarakat guna mencegah penyebaran covid-19. Kami dari Balai POM dilibatkan oleh Polda Gorontalo dalam mengawasi mutunya, agar hans sanitizer yang dihasilkan sesuai standar mutu bagi masyarakat. BPOM dalam hal ini membantu dari segi pengujian kadar serta kesesuaian standar agar kadar alkohol sesuai standar yang dipersyaratkan, dapat berfungsi efektif yakni mematikan bakteri atau virus namun tidak menyebabkan iritasi pada kulit,”jelas Yudi.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa produk Hands Sanitizer Polda Gorontalo kualitasnya lebih bagus.
“Silakan teman-teman wartawan cek, Hands Sanitizer produk Polda Gorontalo lebih wangi, tidak lengket, dan soal mutu jelas terjamin karena kita bekerja sama dengan BPOM. Nantinya semua ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis, dan inilah wujud kepedulian Bapak Kapolda guna menekan laju penyebaran covid-19 di wilayah propinsi Gorontalo,”ujar Wahyu.

Laporan : Femmy ES. Gubali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *