Rabu, September 30Informasi itu penting
Shadow

RSUD Bireuen Aceh Miliki Ruang Radiologi dan Alat Semi Robotik


Bireuen – Aceh, Baraberita.com – Rabu, 22/04/2020 – Dikutip dari Serambinews.com – RSUD dr Fauziah Bireuen sudah miliki gedung baru radiologi dalam kompleks rumah sakit dengan peralatan CT Scan semi robotik dan fasilitas kesehatan pendukung lainnya.

Gedung tersebut diresmikan Plt Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, S.H., M.Si beberapa hari lalu.
Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani, M. Kes kepada Serambinews.com, Minggu (19/05/2020) mengatakan, peralatan CT Scan ditempatkan di lantai dasar di dalam ruangan Multislide Computerized Tomography (MSCT), dan fasilitas pendukung lainnya disebelah ruang alat canggih tersebut.

Adanya peralatan dan ruang tersendiri akan memudahkan pelayanan maupun penanganan pasien untuk melakukan rekam medik. Gunanya CT-Scan bagi pasien untuk beberapa tujuan medis antara lain mendiagnosis gangguan pada tulang dan otot, seperti tumor atau patah tulang.
Kemudian dapat memastikan lokasi tumor, infeksi, atau gumpalan darah.

Sementara itu, dokter Radiologi RSUD dr. Fauziah, dr. Muhammad Adi, Sp. Rad menjelaskan, CT Scan yang sudah diresmikan berkapasitas 64 slice dan dilengkapi alat digital radiografi semi robotik.
Fungsinya untuk melihat foto mulai dari tulang leher sampai tulang ekor dengan kondisi foto tersambung tanpa terputus.

Gedung radiologi juga dilengkapi alat fluoroskopi melihat saluran pencernaan dan diketahui apabila ada tersumbat dan luka dalam menggunakan zat kontras.

“Kemudian kita juga punya alat panoramic fungsinya khusus untuk foto gigi, dan kita juga ada alat radiologi konvensional digunakan untuk foto/rontgen tangan, kaki dan lainnya,” ujar dr Muhammad Adi.
Selain itu juga ada Ultrasonography (USG) dengan alat tersebut juga dapat melihat organ-organ di dalam perut, pembuluh darah.

“Pemeriksaan dengan alat tersebut bisa cepat, murah dan mudah,” jelasnya.
Dikatakan dr Muhammad Adi, untuk saat ini alat yang belum ada, yaitu Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Fungsinya untuk melihat bagian dalam otak, seperti ada pasien yang baru kena stroke, bisa dilihat waktu terjadi pendarahan.

“Fungsi alat ini lebih kepada jaringan lunak, misalnya seperti lutut, sendi, tulang rawan,” jelasnya.
Pengadaan alat CT Scan yang sudah diresmikan dan sudah bisa difungsikan dengan dana alokasi khusus (DAK) sekitar Rp10,6 miliar.
Laporan : Waisul Qarani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *