Minggu, September 27Informasi itu penting
Shadow

Pembukaan TTG & Pameran Produk Unggulan Khas Desa se Kabupaten Paser Berlangsung Meriah

Tanah Paser – Kaltim,  Baraberita.com – Rabu, 18/03/2020 – Sangat Meriah, itulah suasana acara pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pameran Produk Unggulan Khas Desa Tahun 2020 tingkat Kabupaten Paser yang dipusatkan di Kecamatan Kuaro, Rabu (18/3).

Gelaran TTG dan pameran produk unggulan khas desa yang diikuti 10 kecamatan se- Kabupaten Paser di pusatkan di Arena Pameran dan  Promosi Kecamatan Kuaro, di buka Staf Ahli Bupati Paser Bidang Kesra Boy Susanto.

Staf Ahli Bupati Boy Susanto saat membacakan sambutan Bupati mengatakan, saat ini Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sedang menggalakkan Program Unggulan atau “One Village One Product “ atau “Satu Desa Satu Produk Unggulan”, dimana setiap desa diharapkan dapat mengembangkan satu produk unggulan yang memiliki ciri khas yang membedakan antara satu desa dengan desa yang lain.

Oleh karena itu menurut Boy, paradigma lama dimana desa selama ini hanya diberi bantuan berupa uang secara perlahan harus mulai diubah dimana desa harus dapat mengolah, memasarkan dan mengelola hasil-hasil produk unggulannya.

“Sudah saatnya pembangunan desa tidak hanya fokus pada infrastruktur tapi sudah waktunya melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dana yang masuk ke desa baik dari APBN maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Daerah, Dana Desa atau DD, maupun dari pihak lain yang tidak mengikat seperti Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR dapat dimaksimalkan untuk mendatangkan pendapatan ke desa. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Posyantek Desa (Posyantekdes),” katanya.

Untuk mencapai Satu Desa, Satu Produk Unggulan tersebut menurut Boy maka desa wajib memanfaatkan dan menerapkan  teknologi sederhana yang tepat guna untuk mengolah dan mengelola potensi yang dimiliki oleh desa agar bernilai ekonomis dan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Selain sebagai wadah silaturahmi antara para pencipta TTG atau inovator dan pemanfaat TTG seperti UKM, dan para pelaku ekonomi lainnya juga sebagai event untuk memperkenalkan berbagai teknologi tepat guna yang dapat menunjang pengembangan ekonomi di berbagai bidang melalui penemuan-penemuan teknologi tepat guna yang berbasis kearifan lokal dan pengetahuan lokal, potensi daerah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” sebut Boy. (humas)

Laporan : Rendra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *