Jumat, Juli 10Informasi itu penting
Shadow

Wakil Bupati Musrenbang RKPD 2021 Bersama Gubernur

Tanah Paser – Kaltim, Baraberita.com – Selasa, 28/04/2020 – Pemerintah Provinsi  Kaltim melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, Selasa (28/4).

Musrenbang tersebut berlangsung secara virtual oleh  Gubernur Kaltim Isran Noor dan diikuti mewakili Kepala Bappenas RI, perwakilan Kemendagri, seluruh Bupati/Walikota se-Kaltim  serta pemangku kepentingan lainnya.

Musrenbang  dalam rangka penajaman RKPD Provinsi Kaltim implementasi tahun ke 3 RPJMD Kaltim 2019-2023, diikuti Wakil Bupati Paser H. Kaharuddin, S.E bersama Sekda Katsul Wijaya dan  Kepala Bappedalitbag Muksin.

Dalam pemaparannya,  Gubernur  meminta agar dilakukan antisipasi pelemahan ekonomi global, nasional, dan lokal akibat Pandemi COVID-19 yang saat ini dialami.

Menurut Isran, program dan kegiatan yang mengarah kepada pemulihan ekonomi dan sosial perlu untuk mendapatkan perhatian khusus dengan mengedepankan sinergitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Selanjutnya agar pokok-pokok pikiran yang telah disampaikan oleh DPRD Kaltim dapat disinkronkan dengan usulan pogram pembangunan Kabupaten/Kota yang telah dihimpun berdasarkan Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, dan Musrenbang Kabupaten/Kota,” katanya.

Isran juga   meminta agar koordinasi dan sinergitas semakin ditingkatkan, baik dengan Pemerintah Pusat, antar perangkat daerah Kaltim, maupun dengan Kabupaten Kota.

“Kemajuan Teknologi dan Informasi, seharusnya dapat kita gunakan untuk mempercepat koordinasi dan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Kaltim,” tukasnya.

Terkait tema, ”Menumbuhkan Industri Hilir yang Mendukung Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Kawasan”. Tema ini selaras dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah Nasional Tahun 2021 yakni ”Meningkatkan Industri dan Pariwisata di Berbagai Wilayah didukung oleh Investasi”.

“Keselarasan tema pembangunan Nasional dan Provinsi ini tentunya menjadi modal dasar bagi masuknya program pembangunan dan pendanaan dari Pemerintah Pusat ke Provinsi Kalimantan Timur. Selain melaksanakan Tema Pembangunan, perhatian pemerintah provinsi Kalimantan Timur juga akan diarahkan bagi tercapainya target-target pembangunan yang telah termuat dalam RPJMD Kaltim,” kata Isran.

Disisi lain, Gubernur menyebut sampai saat ini ketersediaan Infrastruktur yang merata dan berkualitas masih merupakan permasalahan utama yang dihadapi Kaltim.

Demikian juga menurut Isran kualitas sumberdaya manusia yang berdaya saing, belum tersedia secara merata di seluruh wilayah Kabupaten/kota. Hal ini tercermin dari Disparitas Indeks Pembangunan Manusia  yang cukup tinggi antara Kabupaten dan Kota di Kaltim.

“Oleh sebab itu dukungan dari pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan diatas sangat kami harapkan. Pemprov Kaltim bersama-sama dengan Kabupaten/Kota telah menyusun program dan kegiatan yang akan diusulkan kepada Pemerintah Pusat. Baik yang akan didanai melalui Anggaran Kementerian dan Lembaga, Dana Dekonsentrasi maupun Dana Alokasi Khusus, dan kami mengharapkan agar usulan tersebut mendapatkan perhatian yang semestinya dari pemerintah pusat,” harap Isran. (humas)

Laporan : Rendra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *