SEMINAR PEMBEKALAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN KANTIN SISWA SMAN 5 BALIKPAPAN

Balikpapan, BARABERITA.COM Kamis, 04/10/2018  Kewirausahaan adalah proses kemanusiaan (human process) yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi dalam memahami peluang, mengorganisasi sumber-sumber, mengelola sehingga peluang itu terwujud menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan laba atau nilai untuk jangka waktu yang lama. Definisi tersebut menitikberatkan kepada aspek kreativitas dan inovasi, karena dengan sifat kreativitas dan inovatip seseorang dapat menemukan peluang.

Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau hubungan-hubungan baru antar unsur, data, variabel yang sudah ada sebelumnya.

Hal inilah yang akan dicapai SMA Negeri 5 Balikpapan dalam acara yang akan digelar 29 Oktober 2018 di halaman sekolah hal ini disampaiakan Dra. Ririen Friedayati selaku kepala sekolah SMA Negeri 5 Balikpapan dalam acara SEMINAR MANAJEMEN PENGELOLAAN KANTIN USAHA SISWA PROGRAM KEWIRAUSAHAAN di Ruang Bangkirai Kamis, 04 Oktober 2018.

Sementara itu dari pengadaian yang diwakili  Dwi Wuryantadi sebagai senior Vice president yang didampingi oleh  Asrol Masuri dalam sambutan sekaligus membuka acara kegiatan ini mengaris bawahi bahwa para pelaku ekonomi harus cerdas secara finansial begitu juga antara keinginan dankebutuhan harus seimbang dalam pengelolaannya.

Sedangkan paparan Seminar Dr. Ali Hasan,SE,MM sebagai narasumber bahwa Layanan kantin  atau kafetaria merupakansalah satu bentuk layanan khusus di sekolah yang berusaha menyediakan makanan dan minuman yang dibutuhkan siswa atau personil sekolah. Dimana Kantin sekolah adalah suatu ruang atau bangunan yang berada di sekolah maupun perguruan tinggi, di mana menyediakan makanan pilihan/sehat untuk siswa yang dilayani oleh petugas kantin. Beberapa tujuan yang dapat dicapai melalui penyediaan layanan kantin di sekolah (1) menekankan penggunaan tata krama yang benar dan sesuai dengan yang berlaku di masyarakat ; (2) memberikan gambaran tentang manajemen yang praktis dan baik;

Terkait dengan bentuk pelayanan kantin sekolah, terdapat 3 ( tiga ) alternatif bentuk layanan, yaitu (1) Self service system. Sistem pelayanan dimana pembeli melayani dirinya sendiri makanan yang diingini;(2)Wait service system. Sistem pelayanan dimana pembeli menunggu dilayani oleh petugas kantin sesuai dengan pesanan (3) Tray service system. Sistem pelayanan dimana pembeli dilayani petugas kantin, dan penyajian makanannya dengan menggunakan baki atau nampan.

Dengan dimikian, keberadaan kantin di sekolah, tidak hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum siswa semata, namun juga dapat dijadikan sebagai wahana untuk mendidik siswa tentang kesehatan, kebersihan, kejujuran, salingmenghargai, disiplin dan nilai-nilai lainnya.

Di sinilah letak arti penting manajemen kantin sekolah sebagai salah satu substansi manajemen sekolah.

Laporan : Agus B – Arimin JW

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *