Pikat Hati Para Legenda dengan Potensinya, 5 Pebulutangkis Muda ini dapat Golden Ticket Final Audisi Umum PB Djarum ke Kudus

Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Christian Hadinata bersama lima peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 seri Pekanbaru yang meraih golden ticket

PEKANBARU, BARABERITA.COM Senin 26/03/2018 Tangis kebahagiaan tidak hanya tercurah dari 18 peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 Pekanbaru yang dipastikan lolos ke final di Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Namun juga lima peserta yang beruntung mendapatkan ‘Golden Ticket’.

Lima pebulutangkis muda yang terdiri dari satu peserta putri dan empat putra kategori U-11 dan U-13 ini mendapat perhatian lebih dari para legenda bulutangkis Indonesia yang tergabung dalam Tim Pencari Bakat PB Djarum berkat potensi dan skill-nya meski gagal saat turnamen.

Dengan diberikannya ‘golden ticket‘ kepada lima pebulutangkis muda berbakat ini, Yuni Kartika yang merupakan salah satu Tim Pencari Bakat PB Djarum mengungkapkan, para peserta yang beruntung ini merupakan bibit atlet bulutangkis potensial.

“Memang sejak awal digelarnya audisi umum ini, para peserta dari kategori U-11 dan U-13 memang sangat menonjol dan dari ratusan peserta, lima diantaranya kita pilih untuk mendapatkan kesempatan maski saat turnamen kalah dari lawannya,” ujarnya.

“Secara skill dan teknik dasar, lima peserta yang mendapat golden ticket ini sudah cukup baik tinggal dibina dan dilatih lebih maksimal lagi untuk menjadi atlet bulutangkis berprestasi,” terang Yuni yang juga menjabat Kabid Humas PB PBSI ini.

Berikut nama-nama peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 seri Pekanbaru yang beruntung mendapatkan golden ticket‘ menuju final di Kudus, Jateng:

Kategori usia:

1. U-11 putri, Nazmy Alya Isni yang berasal dari Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut).

2. U-11 putra, Yuga Gustisyah yang berasal dari Aceh Barat, Aceh.

3. U-13 putra, M Afif Iqrom Efendi yang berasal dari Labuhan Batu Utara, Sumut.

4. U-13 putra, Kevin Satrio Wibowo yang berasal dari Kudus, Jateng.

5. U-13 putra, Devin Artha Wahyudi yang berasal dari Merangin, Jambi.

Dari hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 seri Pekanbaru ini, Yuni melanjutkan, kualitas para pebulutangkis muda di Sumatera khususnya Kota Pekanbaru cukup mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini para pesertanya sangat banyak dan ini menunjukkan bahwa kualitas pebulutangkis di Pekanbaru juga mengalami peningkatan, meski jika melihat skill pebulutangkis dari pulau Jawa masih lebih unggul,” ungkapnya.

Usai di Pekanbaru, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di tujuh kota lainnya, yaitu Balikpapan, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan terakhir di Kudus.

Para atlet yang berhasil lolos dari fase audisi umum di Pekanbaru akan melaju ke babak final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada tanggal 7 September hingga 9 September 2018 mendatang.

Di tahap final ini, para peserta yang lolos dari enam kota sebelumnya, akan kembali berkompetisi sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.

Editor : Jasman Rivai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *