PEDULI KORBAN TRAUMA AKIBAT PESAWAT TERGELINCIR, POLDA GORONTALO LAKUKAN TRAUMA HEALING

Gorontalo, BARABERITA.COM Senin 30/04/2018 Terkait peristiwa Tergelincirnya pesawat di Bandara Djalaludin Gorontalo yang terjadi pada hari minggu tanggal 29 April 2018 pukul 19.30 wita yang menimpa Maskapai LION AIR dengan no PNB JT891 dengan rute UPG – GTO
Polda Gorontalo dalam hal ini Bag Psikologi Biro SDM langsung merespon cepat dengan melakukan kegiatan “Trauma Healing terhadap para penumpang pesawat tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Psikologi Polda Kompol Winarko S.Psi.M.Psi bersama tim. Menurut Winarko, kegiatan ini penting guna menghilangkan gangguan psikologis yang diakibatkan syok atau trauma

“Sejak tadi malam kita bekerja sama dengan pihak Bandara dan Polres Gorontalo turun langsung di TKP Bandara guna menolong para penumpang pesawat yang mengalami musibah tergelincir, akibat peristiwa tersebut telah menimbulkan syok bagi para penumpang dan kita hadir untuk melakukan Trauma Healing, dari seluruh penumpang sejumlah 174   orang seluruhnya selamat namun ada 4 orang yang mengalami syok hingga pingsan sehingga dibawa ke rumah sakit Multazam Kota Gorontalo dari 4 orang tersebut yang 2 orang akhirnya kembali ke rumah dan 2 orang lagi masih dirawat di Multazam dan kita lakukan pendampingan sampai sekarang, kata Winarko.

“Trauma Healing ini adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu orang lain guna mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami akibat syok atau trauma,  dan ini yang kita lakukan terhadap para penumpang, dan tadi kita bisa lihat para korban Korban telah berkurang kecemasan/syok pasca trauma dengan mampu berkomunikasi dengan baik, bercerita secara urut kejadian dari sebelum, selama dan sesudah kejadian, menceritakan silsilah keluarga dan pekerjaan sehari-hari, selain itu korban telah menerima kejadian yang dialami dan bersyukur telah diselamatkan, jelas Winarko.
Terlihat beberapa korban banyak bercerita dan beberapa kali tertawa
Kabid Humas Polda Gorontalo memberikan keterangan terkait kejadian tergelincirnya pesawat
“bahwa berdasarkan laporan anggota yang bertugas dibandara bahwa  pada hari minggu tanggal 29 April 2018 sekitar pukul 19.30 wita telah terjadi kecelakaan pesawat Maskapai LION AIR dengan no PNB JT891 dengan rute UPG – GTO dimana pesawat tersebut tergelincir sejauh kurang lebih 500m saat mendarat dan memang saat itu Gorontalo sedang diguyur hujan lebat. Dan syukur Alhamdulillaah dari seluruh penumpang sebanyak 174 orang selyruhnya dinyatakan selamat, kata Wahyu.

“Saat kejadian anggota di Bandara bersama pihak Bandara serta Polres langsung turun untuk membantu evakuasi para penumpang dan dari Bag Psikologi Polda juga langsung bergerak cepat melakukan Trauma Healing terhadap para penumpang khususnya kepada mereka yang mengalami syok atau trauma,”tutup wahyu.

Laporan : Femmy E.S. Gubali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *