Musrembang di Kec. Sebatik Tengah Wilayah Perbatasan Negara RI – Malaysia

Nunukan – Kaltara, Baraberita.com – Senin, 22/02/2021 – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan (MUSRENBANG) tahun 2021 Untuk tahun anggaran 2022 yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan utara (Kaltara)

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah merupakan salah satu tahapan dari proses yang dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana pembangunan wilayah Kelurahan atau Desa yang akan di integrasikan dengan pembangunan daerah di wilayah Kecamatan.

Serta merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dengan pendekatan dari bawah ke atas, atau bottom-up. Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan tahapan musrenbang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan musrenbang pada tingkat Desa dan Kelurahan.

Musrenbang Kecamatan ini selain dihadiri Camat Sebatik Tengah Aris Nur, S.STP dan staf hadir pula beberapa Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Nikmah, Hj. Nursa, S.H, Andre Pratama dan M. Koiruddin, S.Hi Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Perwakilan Bappeda, para Kepala Desa, tokoh Masyarakat, tokoh Agama dan berbagai Stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan di tingkat Kecamatan, Senin, 22/02/2021.

Dengan adanya musrenbang tingkat Kecamatan ini diharapkan dapat menjaring aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan pada tahun perencanaan. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan daerah akan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Peningkatan dan pengembangan pembangunan dari beberapa sektor yang mempunyai potensi yang sangat besar tentu sangat membutuhkan sinergitas antara instansi yang terkait. Sehinggah harapan pembangunan infrastruktur yang mengarah ke beberapa sektor dengan potensi besar yang ada di dalam satu wilayah dapat mempermudah masyarakat dalam segi pemanfa’atan.

Di tempat yang sama, Saat ditemui awak media Baraberita.com Bapedda Kabupaten Nunukan yang diwakili oleh Kabid Ekonomi Kabupaten Nunukan, Marcelinus Bin Hendrikus mengatakan bahwa refokusing untuk percepatan penanganan pandemi covid -19, tentu sangat berdampak kepada pembangunan yang ada di daerah. Berbagai persoalan dalam pengusulan prioritas pembangunan terhambat dan terjadi pengurangan kegiatan pembangunan.

”Melihat berbagai persoalan dalam pembangunan dengan anggaran yang terbatas, tentunya sangat perlu kejelian untuk melihat usulan yang sangat prioritas sehinggah pemanfaatan pembangunan nyata dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Dalam hal ini, Kabid Ekonomi Marcel juga mengatakan bahwa ada wacana kedepannya akan melakukan Musrenbang Regional Sebatik.

”Sebab melihat potensi dari beberapa sektor yang ada di Pulau Sebatik, itu merupakan potensi yang sangat besar. Sehinggah pembangunan bisa dilakukan bersama dengan 5 kecamatan yang ada di Pulau Sebatik ini,” Ungkapnya.

Dengan harapan semua pihak dapat mendukung wacana itu sehinggah kedepannya bisa merubah mindset dan paradigma masyarakat Sebatik selama ini. bahwa kita sangat membutuhkan dan sangat ketergantungan dari Negara Malaysia.

” Semoga dengan terwujudnya hal ini dapat memutar balikkan keadaan, bahwa sebenarnya warga Malaysia yang akan berkunjung ke Pulau Sebatik,” ujar Kabid Marsel.

Laporan : Asrudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *