Kebakaran di Janju Kabupaten Tana Paser Menelan Dua Korban Jiwa

TANA PASER, BARABERITA.COM Kamis 23/05/2018 Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi bersama ibu Mutiarni mengunjungi korban kebakaran yang terletak di kilometer 7 desa Janju, Rabu (23/5). Dalam kunjungan tersebut Bupati menegaskan bahwa korban yang kehilangan tempat tinggal akan segera mendapatkan bantuan rumah layak huni.

Di bawah guyuran hujan, Bupati bersama ibu, Kepala BPBD Edwar Efendi, Kepala Seksi Pembangunan dan Pengembangan Perumahan Dinas PKPP Deri Fitriadi, serta Kepala Desa Janju Edy Karyadi mendatangi dua rumah yang menjadi korban meninggal dunia yaitu Ratna dan Arpani. Karena kedua korban meninggal dunia juga kehilangan tempat tinggal, maka jenazah keduanya disemayamkan di rumah kerabat.

Saat Bupati dan rombongan tiba di rumah duka Ratna, pemakaman sedang berlangsung. Camat Siti Makiah kemudian menghadiri pemakaman tersebut, sementara Bupati bernaung di rumah warga. Bupati menegaskan bahwa korban yang kehilangan tempat tinggal akan segera mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Selain itu ada juga bantuan sembako dan keperluan sehari-hari dari PKK Kabupaten Paser,” kata Bupati yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Mutiarni yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser.

Masih di bawah guyuran hujan, Bupati kemudian mengunjungi lokasi kebakaran untuk kemudian melakukan serah terima bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa. “Silakan Kepala Desa melakukan koordinasi dengan warga secepatnya,” kata Bupati memberi instruksi kepada Kepala Desa Edi Karyadi.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Paser terlihat meninjau lokasi kebakaran. Di antaranya, Kepala Bagian Bina Kesra I Muksin, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik DKISP Najaluddin, dan Kepala Bidang Pengawasan Dinas Perindagkop UKM Maristen Laikus Sijabat. Mereka turut menyaksikan posisi jenazah Arpani sebelum diangkat oleh tim BPBD.

Untuk diketahui pada malam harinya sekitar pukul 01.00 Wita, telah terjadi kebakaran di kilometer 7 Desa Janju. Ada tiga rumah yang rusak parah. Selain rumah milik kedua almarhum, satu rumah lagi yaitu milik Jumiati atau Mama Rudon. Dua rumah lainnya rusak ringan. Selain itu kerugian lain adalah satu unit mobil dan tiga unit sepeda motor. Seluruh harta benda di dalam ketiga rumah tersebut hangus bersama rumah.

Ratna sempat dibawa ke RSUD Panglima Sebaya, dan menghembuskan nafas terakhir sesaat sebelum azan subuh berkumandang akibat syok dan jantung. Sedangkan jazad Arpani ditemukan di bawah puing rumahnya sekitar pukul 08.00 Wita. Keduanya dimakamkan secara bergantian di TPU kilometer 7 Desa Janju, di belakang SDN 023 Tanah Grogot, Rabu (23/5).

Laporan : Evan RS. Lintang

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *