10 Juni 2026

Kapolda Kaltara Kunjungi Patok Perbatasan Indonesia-Malaysia di Sebatik, Perdana Sejak Menjabat

0
WhatsApp-Image-2025-12-05-at-21.59.52-2-1140x570

Nunukan – KALTARA – Baraberita.com – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, SIK., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, SIK., serta para Pejabat Utama Polda Kaltara telah melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi patok perbatasan Indonesia–Malaysia di Pulau Sebatik. Momen penting ini menjadi tonggak khusus karena merupakan kali pertama Kapolda Kaltara berkunjung langsung ke titik batas negara tersebut sejak menjabat, menandakan perhatian serius terhadap wilayah yang menjadi garda terdepan keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rombongan yang terdiri dari pejabat tertinggi Polda Kaltara berangkat dari Kota Tanjung Selor dengan rencana menyaksikan secara langsung kondisi perbatasan dan berinteraksi dengan personel yang bertugas di lapangan, yang diharapkan memberikan wawasan nyata mengenai situasi di wilayah perbatasan yang strategis.

Setibanya di lokasi patok perbatasan Sebatik, semuanya terlihat antusias menyaksikan secara langsung tanda batas yang menjadi simbol nyata kedaulatan negara. Suasana di lokasi penuh dengan rasa bangga dan kebersamaan yang tercermin dari setiap anggota rombongan, yang menyadari betapa pentingnya menjaga wilayah perbatasan sebagai pelindung terdepan terhadap segala ancaman yang mungkin mengganggu keutuhan wilayah NKRI. Setiap orang dalam rombongan tampak memperhatikan detail patok perbatasan, mulai dari tulisan yang tertera hingga kondisi lingkungan sekitar, sebagai bentuk penghormatan terhadap makna simbolis tempat tersebut yang melampaui sekadar batasan geografis.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda kerja yang tercatat di jadwal, melainkan wujud nyata komitmen Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Selama berada di lokasi, Kapolda Kaltara secara langsung menyampaikan bahwa perbatasan adalah wilayah yang sangat krusial, karena seringkali menjadi titik temu berbagai aktivitas lintas batas yang membutuhkan pengawasan ketat untuk mencegah kejahatan transnasional, penyelundupan, dan aktivitas lain yang berbahaya bagi negara. Komitmen ini juga diwujudkan melalui upaya untuk memahami lebih dalam tantangan yang dihadapi oleh personel di lapangan, sehingga dapat diberikan dukungan dan arahan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja pengawasan.

Antusiasme rombongan semakin terasa ketika mereka berdiskusi secara intensif mengenai tantangan yang dihadapi personel Polri yang bertugas di perbatasan Sebatik, khususnya terkait pengawasan terhadap aktivitas lintas batas yang beragam. Dalam diskusi tersebut, personel yang bertugas menjelaskan beberapa kendala yang sering dihadapi, seperti kondisi medan yang sulit, jarak yang jauh dari markas, dan dinamika aktivitas lintas batas yang terus berkembang seiring waktu. Kapolda Kaltara sendiri aktif berpartisipasi dalam diskusi, memberikan pendapat dan saran untuk mengatasi kendala tersebut, serta menekankan pentingnya kerja sama antar satuan dan dengan pihak terkait lainnya untuk memastikan keamanan perbatasan tetap terjaga.

Selain memberikan arahan dan berdiskusi mengenai tantangan di lapangan, Kapolda Kaltara bersama jajaran pejabat utama Polda Kaltara juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama di sekitar lokasi patok perbatasan. Momen berfoto ini tidak hanya sebagai kenangan pribadi bagi setiap anggota rombongan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas dalam menjalankan tugas untuk negara. Setiap frame foto yang diambil mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat, di mana pejabat tertinggi dan personel lapangan berdiri berdampingan di depan simbol kedaulatan, menandakan bahwa tugas menjaga perbatasan adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dengan penuh komitmen.

Foto bersama tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga perbatasan adalah tugas mulia yang harus dilakukan dengan penuh dedikasi oleh setiap personel Polri yang bertugas di sana. Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa setiap foto yang diambil di lokasi patok perbatasan harus menjadi pengingat terus-menerus tentang betapa pentingnya tugas mereka, sehingga selalu bekerja dengan penuh kecepatan, ketelitian, dan keberanian. Personel yang bertugas di Sebatik juga menyampaikan rasa bangga bisa berfoto bersama dengan Kapolda dan pejabat lainnya, yang dianggap sebagai apresiasi terhadap kerja keras mereka yang seringkali tidak terlihat oleh banyak orang.

Kunjungan perdana Kapolda Kaltara ke perbatasan Sebatik ini diharapkan dapat memperkuat motivasi personel Polri yang bertugas di wilayah tersebut dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Motivasinya tidak hanya datang dari kehadiran langsung pejabat tertinggi, tetapi juga dari pesan semangat yang diberikan, yang menegaskan bahwa mereka tidak sendirian dalam menjalankan tugas yang berat. Personel di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda membuat mereka merasa lebih dihargai dan didukung, sehingga semakin bersemangat untuk melindungi wilayah perbatasan dari segala ancaman yang mungkin muncul.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh rombongan Kapolda Kaltara selama kunjungan menjadi dorongan moral yang sangat berharga bagi personel di lapangan, yang menegaskan bahwa Polri hadir secara nyata untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Setiap tindakan dan kata-kata yang diucapkan oleh Kapolda dan jajarannya menunjukkan bahwa perbatasan adalah prioritas utama dalam kebijakan keamanan Polda Kaltara, sehingga akan diberikan dukungan yang maksimal baik dalam hal sumber daya, perlengkapan, maupun pelatihan untuk meningkatkan kapasitas personel. Dorongan moral ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja personel dalam melakukan pengawasan, pencegahan kejahatan, dan perlindungan warga yang tinggal di sekitar wilayah perbatasan.

Selain itu, kunjungan ini juga memiliki makna strategis dalam memperkuat hubungan dengan pihak Malaysia yang bertugas di sisi lain perbatasan, meskipun pada kesempatan ini fokusnya lebih pada kondisi internal dan motivasi personel. Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa kedepannya, akan ada upaya lebih lanjut untuk memperkuat kerja sama lintas batas dengan pihak Malaysia guna menciptakan lingkungan perbatasan yang aman, damai, dan sejahtera bagi warga kedua negara. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah yang melibatkan kedua negara, seperti penyelundupan, perburuan liar, dan permasalahan hukum lainnya yang terjadi di wilayah perbatasan.

Akhirnya, kunjungan Kapolda Kaltara ke patok perbatasan Indonesia-Malaysia di Sebatik menjadi bukti nyata bahwa Polri terus berkomitmen untuk melindungi kedaulatan dan keutuhan NKRI di setiap sudut wilayah, termasuk di wilayah perbatasan yang seringkali menyajikan tantangan tersendiri. Momen perdana ini diharapkan menjadi awal dari serangkaian tindakan konkrit untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di perbatasan Kalimantan Utara, serta memberikan rasa aman kepada warga yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Dengan kehadiran dan perhatian yang diberikan oleh pejabat tertinggi, diharapkan personel Polri di Sebatik akan semakin giat dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas mulia mereka sebagai pelindung negara.

Laporan : M. Yahya 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!