High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan Dilaksanakan Desember 2018

Tana Paser, BARABERITA.COM Jum’at, 16/11/2018 Pertemuan Tingkat Tinggi atau High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) semester dua tahun 2018 akan dilaksanakan di awal Desember mendatang dan rencananya akan dipimpin oleh Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi. Hal ini disampaikan Asisten Ekonomi Ina Rosana saat memimpin rapat pre HLM yang berlangsung di Ruang Rapat Seratai, Kamis (16/11).
Dalam pertemuan tersebut, Ina mengatakan bahwa tujuan HLM TPID yang akan datang adalah untuk melakukan antisipasi terhadap ketersediaan harga barang pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.
“TPID memegang kendali agar inflasi tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, kemudian ada ketersediaan stok, distribusi lancar, dan transportasi tidak menemui kendala untuk mencakup wilayah Paser yang luas,” jelas Ina.
“Sebelum HLM, saya harapkan instansi terkait yang masuk dalam TPID Paser masing-masing memiliki data dan informasi lengkap mengenai fenomena pasar yang terjadi saat ini. Seperti isu kelangkaan LPG melon,” lanjutnya. Terkait isu LPG yang sempat mencuat di media sosial bahwa sulit didapat, Kepala Bagian Bina Ekonomi III Chandra Irwanadhi memastikan bahwa stok ada dan terjamin sampai kecamatan.
Selain Ina dan Chandra beserta staf pelaksana Bagian Bina Ekonomi III, Rapat Pre HLM TPID ini dihadiri sejumlah anggota TPID, di antaranya Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Tatang Abdimas, Kepala Kansilog Tanag Grogot Rendy Hidayat, Kepala Seksi Pengelolaan Pasar Disperindagkop Agus Wahono, Kepala Seksi Pembiayaan dan Investasi Dinas Pertanian Saiful Alam, Kasubbag Perindagkop dan UKM, Bina Ekonomi III Ruslinawati dan Kepala Subbagian Humas dan Kerja Sama Abdul Kadir.
Dalam kesempatan itu, Ina juga melakukan presentasi hasil kunjungan TPID Paser, PPU dan Balikpapan ke Kediri, Blitar dan Nganjuk beberapa waktu lalu. Ina mengatakan bahwa TPID Kediri adalah yang terbaik, jadi TPID Paser bisa mencontoh TPID Kota Kediri.
Untuk dua kabupaten lain, seperti diberitakan sebelumnya, Paser akan menjajaki kerja sama. Dengan Blitar, Paser bisa memasok pipil jagung dan bungkil sawit sebagai bahan pakan ternak ayam, dan sebagai gantinya Paser bisa mendapatkan telur ayam yang murah. Sementara dengan Nganjuk, Paser akan mengadakan kerja sama di bidang budidaya bawang merah. Paser menyiapkan lahan untuk bawang, sambil melakukan transformasi teknologi.
Seperti kegiatan HLM TPID tahun 2017, kegiatan yang sama tahun ini dilaksanakan dua kali, yaitu pada bulan Mei dan Desember.

Laporan : Evan R.S. Lintang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *